6-IDIH MALU * 1: SALAH PERHITUNGAN


Waktu itu gelora Posma tengah berkecamuk. Kami para cama-cami sedang digodok oleh kakak-kakak rakanita. Biasanya kami lebih banyak diam daripada membantah dan dikenai sanksi yang bukan-bukan. Tiba-tiba, dalam acara bebas di mana setiap rakanita mendapat kesempatan penuh, aku dipanggil oleh segerombolan seniorita.

“Hei, kamu hobbynya apa? Coba nyanyi deh!” tegur salah seorang dari mereka. Uh, gawat nih, pikirku. Kucoba mencari perhitungan yang tepat.
“Saya hobbynya speaking English.” Biarlah mereka jangan banyak mulut lagi, pikirku.
Mereka berbisik-bisik sebentar. Celaka. Mereka memanggil seorang mahasiswa program Bahasa Inggeris.
Setelah mengangguk, mengerti akan permintaan seniorita itu untuk berspeak denganku, lantas si Englishman tadi mewawancaraiku dalam bahasa Inggeris.
Wah, ampun! Aku punya keinginan hebat untuk bisa menguasai bahasa itu, tapi tidak sekarang.
Dengan gugup, kupakai hafalan conversation dasar yang sering kubawa-bawa. Selebihnya aku ditanya malah melongo.
“Siapa yang bilang dia bisa bahasa Inggris?” tanyanya kepada seniorita….; yang sudah pada tersenyum menang.
Sebelum mereka menudingku, aku sudah menghilang. Malu banget deh!!
By : Rahman Wahyu / Memory sewaktu mahasiswa baru
(Majalah Variasi Putra Indonesia No,19/Th X)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: